merah berbaur di dunia
saat senyumnya merekah
sesegar kembang sepatu sehabis hujan
merengkuh pandangan matanya yang acuh
tawa bandel dalam selimut lumpur
lapangan main kita bukan lagi yang menarikku ada disini
dan saat hujan mereda, bola itu kembali bergulir
dan bintang itu kembali bersinar disana

Bunda bilang
kamu belum cukup dewasa
untuk mengenal cinta..

Waktu bergulir, masa berganti
manusia datang dan pergi
saat dia hadir disini
senyumnya membaurkan warna merah muda
duniaku kembali berwarna
teriakan dan caci pelatih bukan lagi yang kurasa
karena dia ada berbagi langit yang sama

sekali lagi Bunda berkata
kamu belum cukup dewasa
untuk mengenal cinta..

dan saat langit berganti
dunia berkabut warna kelabu
mata yang sama berpaling dalam ragu
meninggalkan gugusan pahit yang menggigit

dalam tangisku, bunda berkata
kamu belum cukup dewasa
untuk mengenal sejuta rasa cinta
yang bukan hanya manis semata
pahit, benci, dan rindu..

dan kamu belum cukup dewasa
mengerti sejuta makna cinta
yang bukan hanya bahagia
yang mengerti, yang peduli, dan yang selalu ingin memberi

kamu belum cukup dewasa..
kamu belum cukup dewasa..

~ oleh namaewadina di/pada April 1, 2008.

Tinggalkan Balasan